DFD Level 0: Mengenal Konsep Dasar dan Fungsinya : gonel.id

Halo, pembaca yang budiman. Dalam artikel jurnal kali ini, kita akan membahas mengenai DFD Level 0. Mengapa DFD Level 0 penting? Apa itu DFD Level 0? Apa kegunaannya? Semua pertanyaan ini akan dijawab dalam artikel ini. Yuk, simak selengkapnya!

Apa Itu DFD Level 0?

DFD Level 0 merupakan singkatan dari Data Flow Diagram Level 0. DFD Level 0 adalah sebuah diagram yang menggambarkan sistem informasi secara umum. Diagram ini menunjukkan input, output, dan proses yang terlibat dalam sebuah sistem informasi, serta interaksi antar komponen sistem tersebut. Biasanya, DFD Level 0 disusun pada tahap awal dalam pengembangan sistem informasi untuk memudahkan analisis dan desain.

DFD Level 0 dapat dianggap sebagai gambaran besar dalam sebuah sistem informasi. Dengan mengetahui DFD Level 0, kita dapat memahami bagaimana data bergerak dalam sebuah sistem informasi dan bagaimana interaksi antar komponen sistem tersebut. Dengan demikian, DFD Level 0 dapat menjadi fondasi dari pengembangan sistem informasi selanjutnya.

Contoh DFD Level 0

Berikut adalah contoh DFD Level 0 dari sebuah sistem informasi pemesanan makanan:

Proses Input Output
Pemesanan Daftar menu, jumlah pesanan Konfirmasi pesanan
Pembayaran Konfirmasi pesanan, jumlah uang Bukti pembayaran
Pengiriman Bukti pembayaran, alamat pengiriman Resi pengiriman

Dari contoh DFD Level 0 di atas, kita dapat melihat bahwa pemesanan makanan melibatkan tiga proses: pemesanan, pembayaran, dan pengiriman. Setiap proses memiliki input dan output yang berbeda-beda. Pemesanan makanan dimulai dengan daftar menu dan jumlah pesanan sebagai input, dan berakhir dengan konfirmasi pesanan sebagai output. Pembayaran dimulai dengan konfirmasi pesanan dan jumlah uang sebagai input, dan berakhir dengan bukti pembayaran sebagai output. Pengiriman dimulai dengan bukti pembayaran dan alamat pengiriman sebagai input, dan berakhir dengan resi pengiriman sebagai output.

Apa Kegunaan DFD Level 0?

DFD Level 0 memiliki beberapa kegunaan dalam pengembangan sistem informasi, antara lain:

1. Memudahkan Analisis

DFD Level 0 memudahkan analisis terhadap sebuah sistem informasi. Dengan DFD Level 0, kita dapat memahami bagaimana data bergerak dalam sebuah sistem informasi dan bagaimana interaksi antar komponen sistem tersebut. Dengan demikian, kita dapat mengidentifikasi masalah dan potensi perbaikan pada sistem informasi yang sedang dikembangkan.

2. Memudahkan Desain

DFD Level 0 juga memudahkan desain sebuah sistem informasi. Dengan DFD Level 0, kita dapat merancang struktur dan arsitektur dari sebuah sistem informasi dengan lebih mudah dan terstruktur. Kita dapat merancang input, output, dan proses yang terlibat dalam sebuah sistem informasi dengan lebih baik dan terorganisir.

3. Memudahkan Komunikasi

DFD Level 0 memudahkan komunikasi antar anggota tim pengembang sistem informasi. Dengan DFD Level 0, kita dapat mengkomunikasikan ide dan konsep mengenai sistem informasi dengan lebih jelas dan terstruktur. Kita dapat memastikan bahwa setiap anggota tim memiliki pemahaman yang sama mengenai sistem informasi yang sedang dikembangkan.

4. Memudahkan Pengawasan

DFD Level 0 juga memudahkan pengawasan terhadap pengembangan sistem informasi. Dengan DFD Level 0, kita dapat memonitor proses pengembangan sistem informasi dengan lebih baik dan terstruktur. Kita dapat memastikan bahwa proses pengembangan berjalan sesuai dengan rencana dan mengidentifikasi potensi risiko atau kendala yang mungkin terjadi.

FAQ

1. Apakah DFD Level 0 sama dengan DFD Level 1?

Tidak, DFD Level 0 dan DFD Level 1 berbeda dalam tingkat detail yang dijelaskan. DFD Level 0 merupakan gambaran besar dari sebuah sistem informasi, sedangkan DFD Level 1 merupakan gambaran yang lebih detail dan terinci mengenai internal dari suatu proses dalam DFD Level 0.

2. Apakah DFD Level 0 hanya digunakan pada tahap awal pengembangan sistem informasi?

Tidak, DFD Level 0 dapat digunakan pada setiap tahap dalam pengembangan sistem informasi. Namun, umumnya DFD Level 0 lebih sering digunakan pada tahap analisis dan desain sistem informasi.

3. Apa hubungan antara DFD Level 0 dan Use Case Diagram?

DFD Level 0 dan Use Case Diagram memiliki tujuan yang sama dalam pengembangan sistem informasi, yaitu memahami dan merancang struktur dan interaksi antar komponen sistem informasi. Namun, DFD Level 0 lebih fokus pada data yang bergerak dalam sebuah sistem informasi, sedangkan Use Case Diagram lebih fokus pada interaksi antara pengguna dan sistem informasi dalam skenario tertentu.

4. Bagaimana cara membuat DFD Level 0?

Untuk membuat DFD Level 0, kita dapat mengikuti langkah-langkah berikut:

  1. Identifikasi input dan output dari sistem informasi.
  2. Identifikasi proses yang terlibat dalam sistem informasi.
  3. Gambarkan proses, input, dan output dalam sebuah diagram.
  4. Hubungkan proses, input, dan output dalam sebuah diagram.
  5. Tambahkan deskripsi atau penjelasan di setiap simbol pada diagram.

5. Apa saja simbol yang digunakan dalam DFD Level 0?

Simbol yang digunakan dalam DFD Level 0 antara lain:

  • Square: merepresentasikan external entity yang mengirim atau menerima data.
  • Circle: merepresentasikan proses yang terjadi dalam sistem informasi.
  • Arrow: merepresentasikan arah aliran data.

Kesimpulan

DFD Level 0 adalah gambaran besar dari sebuah sistem informasi yang menggambarkan input, output, dan proses yang terlibat serta interaksi antar komponen sistem tersebut. DFD Level 0 memiliki beberapa kegunaan dalam pengembangan sistem informasi, antara lain memudahkan analisis, desain, komunikasi, dan pengawasan. DFD Level 0 dapat digunakan pada setiap tahap dalam pengembangan sistem informasi, namun umumnya digunakan pada tahap analisis dan desain. DFD Level 0 dan Use Case Diagram memiliki tujuan yang sama dalam pengembangan sistem informasi, namun fokus yang berbeda. Untuk membuat DFD Level 0, kita dapat mengikuti langkah-langkah yang telah dijelaskan dan menggunakan simbol-simbol yang telah ditentukan.

Sumber :